Berwibawa

Dalam pola asuh ini, orang tua mengasuh, tanggap, dan suportif, namun menetapkan batasan yang tegas bagi anak-anak mereka. Mereka berusaha mengendalikan perilaku anak-anak dengan menjelaskan aturan, berdiskusi, dan bernalar. Mereka mendengarkan sudut pandang seorang anak tetapi tidak selalu menerimanya.

Anak-anak yang dibesarkan dengan gaya ini cenderung ramah, energik, ceria, percaya diri, mengendalikan diri, ingin tahu, kooperatif, dan berorientasi pada prestasi.

Permisif

Dalam pola asuh ini, orang tua bersikap hangat, tetapi lemah. Mereka gagal untuk menetapkan batas-batas yang tegas, untuk memantau kegiatan anak-anak secara dekat atau untuk meminta perilaku dewasa yang tepat dari anak-anak mereka.

Anak-anak yang dibesarkan dengan gaya pengasuhan ini cenderung impulsif, memberontak, tanpa tujuan, mendominasi, agresif dan rendah dalam kemandirian, pengendalian diri dan prestasi.

Tidak terlibat 

Dalam gaya pengasuhan ini, orang tua tidak responsif, tidak ada dan menolak.

Anak-anak yang dibesarkan dengan gaya pengasuhan seperti ini cenderung memiliki harga diri yang rendah dan sedikit kepercayaan diri serta mencari model peran lain yang terkadang tidak tepat untuk menggantikan orang tua yang lalai.